Petugas BNNK Morowali Berhasil Menangkap Dua Pengedar dan Pengguna Shabu- shabu

INDONESIASATU.CO.ID:

MOROWALI- Petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Morowali baru saja berhasil menangkap dua pelaku pengedar dan penguna Shabu- shabu. Mereka berdua adalah Darlis Farhan Abbas dari Desa Emea Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali dengan barang bukti Shabu seberat 0.63 gram dan Maslia asal Desa Tindaki Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Mautong dengan barang bukti Shabu berat 0.25 gram.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt.Kepala BNNK Morowali Nursalam,S.Sos pada saat menggelar jumpa Pers dengan beberapa media terkait penangkapan dua pelaku yang diamankan pihak BNNK Morowali di Kantor BNNK Morowali Desa Bahomaoni Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali.Sabtu (13/1/2018).

Disampaikan oleh Plt.Kepala BNNK Morowali, bahwa kronologis kejadian awalnya Tim Brantas BNNK Morowali mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa Darlis Farhan Abas alias Yai dan Maslia alias Lia sering mengonsumsi atau membeli ,menjual Norkotika jenis sabu di wilayah kota Bungku. Selanjutnya pada hari rabu tanggal 10 januari 2018 sekitar pukul 16.40 Wita di Desa Puungkoilu Kecamatan Bungku Tengah petugas BNNK Morowali berhasil menangkap Darlis Farhan Abbas alias Yai dan Maslia alias Lia dan kemudian kedua pelaku diamankan di Kantor BNNK Morowali.

Pada saat di Kantor BNNK Morowali petugas BNNK mengeledah mobil Yai dan didapatkan satu paket plastik kliping bening berisi sabu , satu buah rangkaian alat hisap sabu ( bong) , satu buah kaca pireks, dua buah sendok sabu terbuat dari potongan pipet plastik, 1 timbangan digital ,satu buah sumbu jarum, dan barang bukti lain yang ada kaitanya dengan tindak pidana narkotika yang saat itu ditemukan oleh petugas didalam mobil milik Darlis Farhan Abbas dan Maslia alias Lia. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan melakukan penggeledahan di penginapan Lelabua di Kamar No 4 tempat saudara Darlis Farhan Abbas alias Yai dan Maslia alias. Dan dari pengakuan Maslia alias Lia ditemukan dua paket plastik klip bening berisi sabu dan satu bauh kaca pireks miliknya yang selanjutnya barang bukti diamankan oleh petugas.jelas Nursalam.

Lanjutnya, kemudian untuk barang bukti yang kami amankan dari pelaku Darlis Farhan Abbas yaitu 1.1( satu) buah rangkaian alat hisap sabu ( bong). 2.1( satu) buah kaca pireks. 3.2( dua) sendok sabu tersebut dari potongan pipet plastik. 4. 1(satu) satu buah timbangan digital. 5.1(satu) buah sumbu jarum. 6. 1 (satu) unit HP Nokia warna putih. 7.1( satu) unit Hp Oppo warna putih. 8. 24(dua puluh empat) plastic clip bening kosong. 9. 1(satu) ATM BRI warna hijau. 10.1( satu) buah kotak kaca mata warna hitam. 11. 2 ( dua) buah potongan pipet 12. 1( satu) unit Mobil Nissan Terano warna hitam No Pol.B 55 RI dan satu buah foto copy STNK Mobil Nissan Terano. Kemudian untuk barang bukt milik Maslia yaitu 1. 1( satu) buah kaca pireks. 2.1 (satu) unit Hp Samsung Lipat warna putih. 3. 1(satu ) unit Gp Oppo warna putih. 4.1 (satu) unit Hp Samsung Tab 5. 1(satu) buah ATM BRI warna biru. 6.1( satu) buku tabungan BRI Britama . 7.1(satu) slip tanda bukti penyetoran Setelah kita lakukan interogasi dan pemeriksaan terhadap Maslia dan Darlis bahwa barang tersebut didapatkan dari daerah Kabupaten Poso dan ternyata Maslia sudah pernah di hukum atau di fonis pada Pengadilan Poso selama 1.tahun 8 bulan dalam kasus yang sama.

Karena kedua pelaku adalah pengedar dan pengguna Narkoba maka dapat dikenakan pasal 114 ayat (1) ,pasal 112 ayat(1) Jo pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan untuk sementara kedua pelaku kita anamkan di rutan BNNK untuk di lakukan proses penyidikan.jelas Nursalam.( Supriyono)

  • Whatsapp

Index Berita